Contoh Ayat Idgham Bilagunnah

3 min read Jun 30, 2024
Contoh Ayat Idgham Bilagunnah

Memahami Idgham Bilagunnah: Contoh dan Penerapannya dalam Al-Quran

Idgham bilagunnah merupakan salah satu hukum bacaan Al-Quran yang menjelaskan tentang penggabungan dua huruf yang memiliki sifat gunnah (berbunyi "ng" ) dengan huruf nun mati (tanpa harakat).

Apa Itu Idgham Bilagunnah?

Idgham bilagunnah adalah proses penggabungan nun mati dengan huruf "nun" atau "mim" yang berada di depannya dan dibaca dengan sifat gunnah.

Proses penggabungan ini tidak hanya menyatukan bunyi, tetapi juga memperpanjang bunyi "ng" tersebut.

Contoh Ayat Idgham Bilagunnah:

Berikut adalah beberapa contoh ayat yang menerapkan hukum idgham bilagunnah:

  • Surat An-Nisa' ayat 14: "وَإِنَّهُ لَكُمْ مِنْ رَبِّكُمْ هُدًى وَ رَحْمَةٌ"

    • Pada ayat ini, nun mati pada kata "مِنْ" digabung dengan huruf "ن" pada kata "هُدًى" dan dibaca dengan sifat gunnah.
    • Terjemahannya: "Dan sesungguhnya Al-Quran itu benar-benar petunjuk dan rahmat dari Tuhanmu."
  • Surat Al-Isra' ayat 110: "وَ قُلْ رَبِّ ارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِي صَغِيرًا"

    • Nun mati pada kata "قُلْ" digabung dengan huruf "م" pada kata "ارْحَمْهُمَا" dan dibaca dengan sifat gunnah.
    • Terjemahannya: "Dan katakanlah: "Ya Rabbku, rahmatilah mereka berdua sebagaimana mereka telah mendidik aku sejak kecil."
  • Surat Al-Baqarah ayat 194: "وَ قُلِ الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي لَمْ يَتَّخِذْ لَهُ وَلَدًا"

    • Nun mati pada kata "قُلِ" digabung dengan huruf "ل" pada kata "لِلَّهِ" dan dibaca dengan sifat gunnah.
    • Terjemahannya: "Dan katakanlah: "Segala puji bagi Allah yang tidak mempunyai anak."

Bagaimana Membaca Idgham Bilagunnah dengan Benar?

Untuk membaca idgham bilagunnah dengan benar, perhatikan hal berikut:

  • Memperhatikan sifat gunnah: Pastikan bunyi "ng" pada penggabungan kedua huruf tersebut diperpanjang.
  • Melakukan penggabungan tanpa berhenti: Kedua huruf yang digabung tidak boleh dipisahkan oleh jeda atau penghentian.
  • Mempelajari tanda-tanda idgham bilagunnah: Dalam Al-Quran, biasanya ditandai dengan tanda mad atau kasrah pada huruf "nun" atau "mim" setelah nun mati.

Kesimpulan

Memahami hukum idgham bilagunnah sangat penting untuk mengucapkan Al-Quran dengan benar dan sesuai dengan kaidah bacaan. Dengan memahami dan mempraktekkan hukum ini, kita dapat mendekatkan diri kepada makna Al-Quran dan merasakan keindahan bacaannya.

Related Post