Contoh Ayat Idgham Mislain

4 min read Jun 30, 2024
Contoh Ayat Idgham Mislain

Contoh Ayat Idgham Mislain dalam Al-Quran

Idgham mislain merupakan salah satu dari hukum bacaan Al-Quran yang berhubungan dengan penggabungan dua huruf yang sama. Dalam idgham mislain, huruf yang pertama akan dimasukkan ke dalam huruf yang kedua, sehingga tercipta satu bunyi.

Syarat Idgham Mislain

Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi agar idgham mislain terjadi. Syarat-syaratnya adalah:

  • Kedua huruf yang bertemu harus sama. Contohnya, mim bertemu dengan mim, nun bertemu dengan nun, dan seterusnya.
  • Huruf yang pertama harus berharakat sukun.
  • Huruf yang kedua harus berharakat fathah, dhommah, atau kasrah.

Contoh Ayat Idgham Mislain

Berikut beberapa contoh ayat Al-Quran yang mengandung idgham mislain:

1. Surat Al-Baqarah ayat 156:

"وَلَنَبْلُوَنَّكُمْ بِشَيْءٍ مِّنَ الْخَوْفِ وَالْجُوعِ وَنَقْصٍ مِّنَ الْأَمْوَالِ وَالْأَنفُسِ وَالثَّمَرَاتِ ۗ وَبَشِّرِ الصَّابِرِينَ"

"Dan sungguh akan Kami uji kamu dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan. Dan berilah kabar gembira kepada orang-orang yang sabar."

Pada ayat ini, terdapat idgham mislain pada kata "وَلَنَبْلُوَنَّكُمْ". Huruf nun pada kata "نَّ" bertemu dengan nun pada kata "نَكُمْ". Nun sukun pada kata "نَّ" digabung dengan nun berharakat kasrah pada kata "نَكُمْ" sehingga menjadi "نَّكُمْ"

2. Surat Al-An'am ayat 162:

"وَمَا كَانَ لَهُمْ أَنْ يَدْخُلُوا الْمَسْجِدَ الْحَرَامَ حَتَّىٰ يُؤْمِنُوا بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ"

"Dan mereka tidak boleh masuk ke dalam Masjidil Haram hingga mereka beriman kepada Allah dan hari kemudian."

Dalam ayat ini, terdapat idgham mislain pada kata "حَتَّىٰ يُؤْمِنُوا". Huruf ya pada kata "يٰ" bertemu dengan ya pada kata "يُؤْمِنُوا". Ya sukun pada kata "يٰ" digabung dengan ya berharakat dhommah pada kata "يُؤْمِنُوا" sehingga menjadi "يُؤْمِنُوا".

3. Surat Al-Qasas ayat 26:

"وَقَالَ الْمَلِكُ ءَاتُونِي بِهِ ۖ فَلَمَّا جَاءَهُ الرَّسُولُ قَالَ إِنِّي أَرَىٰ أَنَّكَ لَمَجْنُونٌ"

"Dan berkatalah raja, "Bawalah dia kepadaku!" Maka tatkala datang kepadanya sang rasul, berkatalah ia, "Sesungguhnya aku melihat bahwa engkau benar-benar orang gila."

Di sini, terdapat idgham mislain pada kata "لَمَّا جَاءَهُ". Huruf mim pada kata "مَّا" bertemu dengan mim pada kata "جَاءَهُ". Mim sukun pada kata "مَّا" digabung dengan mim berharakat dhommah pada kata "جَاءَهُ" sehingga menjadi "لَمَّا جَاءَهُ".

Tips Mempelajari Idgham Mislain

Untuk mempelajari idgham mislain, kamu dapat:

  • Membaca Al-Quran dengan tartil (perlahan dan jelas), memperhatikan bagaimana qari membaca ayat yang mengandung idgham mislain.
  • Mencari contoh ayat idgham mislain dari berbagai sumber, seperti buku tafsir, buku ilmu tajwid, atau situs web.
  • Meminta bimbingan kepada guru ngaji atau pakar tajwid untuk memastikan kamu memahami hukum idgham mislain dengan benar.

Semoga artikel ini membantu kamu dalam memahami hukum idgham mislain dalam membaca Al-Quran. Selamat belajar!